GITA ELSA MARDIAHNI
3PA02
13512181
1. Pengertian Pelatihan
Platihan (training) adalah
proses pendidikan jangka pendek yang menggunakan prosedur sistematis dan
terorganisir sehingga tenaga kerja non manajerial mempelajari pengetahuan dan
keterampilan teknis untuk tujuan tertentu.
Menurut Mathis (2002), "Pelatihan adalah suatu
proses dimana orang-orang mencapai kemampuan tertentu untuk membantu mencapai
tujuan organisasi". Sedangkan menurut Payaman Simanjuntak (2005) "pelatihan
merupakan bagian dari investasi SDM (human investment) untuk meningkatkan
kemampuan dan keterampilan kerja, dan dengan demikian meningkatkan kinerja
pegawai".
2.
Tujuan dan saran pelatihan dan pengembangan
Ø meningkatkan
produktivitas : pelatihan dapat meningkatkan prestasi untuk berproduksi.
Ø meningkatkan
mutu : pengetahuan dan keterampilan dapat mengurangi eror kerja.
Ø meningkatkan
ketepatan dalam perencanaan SDM : mendapatakn SDM yang sesuai.
Ø meningkatkan
semangat kerja : iklim menjadi lebih kondusif jika diberi pelatihan.
Ø menarik
dan menahan karyawan yang berkualitas : implikasinya adalah kenaikan karir.
Ø menjaga
kesehatan dan keselamatan kerja.
Ø menghindari
keusangan.
Ø sebagai
personal growth.
3.
Faktor psikologi dalam pelatihan dan pengembangan
a. Sebagai mediator dalam hal-hal yang
berorientasi pada produktivitas:melakukan pelatihan dan
pengembangan, menciptakan manajemen keamanan kerja dan teknik-teknik pengawasan
kinerja, meningkatkan motivasi dan moral kerja karyawan, menentukan sikap-sikap
kerja yang baik dan mendorong munculnya kreativitas karyawan..
b. Sebagai mediator dalam hal-hal yang
berorientasi pada pemeliharaan:melakukan hubungan industrial
(pengusaha-buruh-pemerintah), memastikan komunikasi internal perusahaan
berlangsung dengan baik, ikut terlibat secara aktif dalam penentuan gaji
pegawai dan bertanggung jawab atas dampak yang ditimbulkannya, pelayanan
berupa bimbingan, konseling dan therapi bagi karyawan-karyawan yang
mengalami masalah-masalah psikologis
4.
Teknik dan metode pelatihan dan pengembangan
I.
Metode On-the-Job
a.
Pelatihan Instruksi Kerja
b.
Rotasi Jabatan
c.
Magang dan Coaching
II.
Metode Off-the-Job
a.
Ceramah dan Presentasi Video
b.
Vestibule Training
c.
Role Playing dan Behavior Modeling
d.
Studi Kasus
e.
Simulasi
f.
Belajar Mandiri dan Pembelajaran Terprogram
g.
Pelatihan Laboratorium
h.
Action Learning
i. Business Game
i. Business Game
DAFTAR PUSTAKA